[menuju akhir]
Gambar hlm. 231
1. Tujuan [kembali]
a. Mempelajari
rangkain keran automatis
b. Mempelajari
simulasi keran automatis
c.
Mempelajari prinsip kerja keran automatis
2. Alat dan Bahan[kembali]
a. Logic
Toggle
[Logic State Source
(Momentary Action)]
Spesifikasi dari Toggle
adalah :
·
Jumlah pin : 6
·
Konfigurasi : SPST
·
Tipe : Toggle
·
Logika : 0-1
b. Sensor
PIR
Spesifikasi dari PIR :
·
Bentuk : Persegi
·
Output : Pulsa digital HIGH (3V)
ketika mendeteksi pergerakan dan LOW ketika tidak ada pergerakan.
·
Rentang Sensitivitas : Sampai dengan
6 meter sebagaimana gambar berikut
·
Jangkauan Sensor PIR
·
Power Supply : 5V-12V (direkomendasikan 5VDC).
Konfigurasi
PIR :
1. Pengatur Waktu Jeda :
Digunakan untuk mengatur lama pulsa high setelah terdeteksi terjadi gerakan dan
gerakan telah berahir. *
2. Pengatur Sensitivitas :
Pengatur tingkat sensitivitas sensor PIR *
3. Regulator 3VDC :
Penstabil tegangan menjadi 3V DC
4. Dioda Pengaman :
Mengamankan sensor jika terjadi salah pengkabelan VCC dengan GND
5. DC Power : Input tegangan dengan range
(3 – 12) VDC (direkekomendasikan menggunakan input 5VDC).
6. Output Digital :
Output digital sensor
7. Ground : Hubungkan dengan ground
(GND)
8. BISS0001 : IC Sensor PIR
9. Pengatur Jumper :
Untuk mengatur output dari pin digital.
c. NPN
(Bipolar Transistor
Primitive)
Spesifikasi dari NPN :
Konfigurasi NPN :
d. LED
Spesifikasi LED:
Konfigurasi LED:
e. Relay
Spesifikasi
Relay:
Konfigurasi
relay:
f. Motor DC
Spesifikasi
Motor DC
Konfigurasi motor DC:
g.
Battery
Spesifikasi Battery:
Klasifikasi: Alkaline
Sistem Kimia: Zinc-Manganese Dioxide (Zn / MnO2)
Penunjukan: ANSI 1604A, IEC-6LF22 atau 6LR61
Tegangan Nominal: 9.0 volt
Suhu Operasi: -18 ° C hingga 55 ° C
Berat Khas: 45 gram
Volume Umum: 21 sentimeter kubik
Shelf Life: 5 tahun pada 21 ° C
Terminal: Jepretan Miniatur
Konfigurasi Battery:
h. Resistor
Spesifikasi
Resistor:
Konfigurasi
Resistor:
i. Ground
j. Power
3. Dasar Teori [kembali]
a. Logic
Toggle
berfungsi sebagai untuk
memutuskan alur energi yg menyambung ke IC, atau untuk menghubungkannya. Jadi
logic toggle pada dasarnya adalah alat penyambung atau pemutus alur.
Simbol
Logic Toggle di proteus :
b. Sensor
PIR
Sensor PIR merupakan
sensor yang dapat mendeteksi pergerakan, dalam hal ini sensor PIR banyak
digunakan untuk mengetahui apakah ada pergerakan manusia dalam daerah yang
mampu dijangkau oleh sensor PIR. Sensor ini memiliki ukuran yang kecil, murah,
hanya membutuhkan daya yang kecil, dan mudah untuk digunakan. Oleh sebab
itu, sensor ini banyak digunakan pada skala rumah maupun bisnis. Sensor PIR ini
sendiri merupakan kependekan dari “Passive InfraRed” sensor.
Cara Kerja PIR:
Logo PIR di proteus:
c. NPN
Transistor NPN adalah
transistor bipolar yang menggunakan arus listrik kecil dan tegangan positif
pada terminal Basis untuk mengendalikan aliran arus dan tegangan yang lebih
besar dari Kolektor ke Emitor.
Rumus dari Transitor adalah
:
hFE = iC/iB
dimana, iC =
perubahan arus kolektor
iB = perubahan arus basis
hFE = arus yang dicapai
Simbol
NPN di proteus :
d. LED
LED
atau singkatan dari Light Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik
yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak
dipakai, seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu
lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk
lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk
eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai
indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna
merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang
dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas
bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi
Pada dasarnya LED itu
merupakan komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor jenis
dioda yang mampu memencarkan cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah
dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa
elektron yang menerjang sambungan P-N. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada
semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis
doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.
Rumus
mencari resistor pada LED:
R = (VS – VL) / I
Dimana :
R = Nilai Resistor yang diperlukan (dalam Ohm (Ω))
VS = Tegangan Input (dalam Volt (V))
VL = Tegangan LED (dalam Volt (V))
I = Arus Maju LED (dalam Ampere (A))
Simbol LED di Proteus:
e.
Relay
Relay adalah suatu
peranti yang bekerja berdasarkan elektromagnetik untuk menggerakan sejumlah
kontaktor yang tersusun atau sebuah saklar elektronis yang dapat dikendalikan
dari rangkaian elektronik lainnya dengan memanfaatkan tenaga listrik sebagai
sumber energinya. Kontaktor akan tertutup (menyala) atau terbuka (mati) karena
efek induksi magnet yang dihasilkan kumparan (induktor) ketika dialiri arus
listrik. Berbeda dengan saklar, pergerakan kontaktor (on atau off) dilakukan
manual tanpa perlu arus listrik.
Kapasitas
Pengalihan Maksimum:
Simbol Relay di
Proteus:
f. Motor DC
Motor DC adalah
motor listrik yang memerlukan suplai tegangan arus searah pada kumparan medan
untuk diubah menjadi energi gerak mekanik. Kumparan medan pada motor dc disebut
stator (bagian yang tidak berputar) dan kumparan jangkar disebut rotor (bagian
yang berputar). Motor arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus
langsung yang tidak langsung/directunidirectional.
Motor DC adalah
piranti elektronik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik berupa
gerak rotasi. Pada motor DC terdapat jangkar dengan satu atau lebih kumparan
terpisah. Tiap kumparan berujung pada cincin belah (komutator). Dengan adanya
insulator antara komutator, cincin belah dapat berperan sebagai saklar kutub
ganda (double pole, double throw switch). Motor DC bekerja berdasarkan prinsip
gaya Lorentz, yang menyatakan ketika sebuah konduktor beraliran arus diletakkan
dalam medan magnet, maka sebuah gaya (yang dikenal dengan gaya Lorentz) akan
tercipta secara ortogonal diantara arah medan magnet dan arah aliran arus.
Kecepatan putar motor DC (N) dirumuskan dengan Persamaan berikut.
Simbol motor DC di proteus:
g. Battery
Baterai
(Battery) adalah sebuah sumber energi yang dapat merubah energi kimia yang
disimpannya menjadi energi listrik yang dapat digunakan seperti perangkat
elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti handphone,
laptop, dan maianan remote control menggunakan baterai sebagai sumber
listriknya. Dengan adanya baterai, sehingga tidak perlu menyambungkan kabel
listrik ke terimanal untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita
sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Setiap baterai terdiri dari
terminal positif (Katoda) dan terminal negatif (Anoda) serta elektrolit yang
berfungsi sebagai penghantar. Output arus listrik dari baterai adalah arus
searah atau disebut juga dengan arus DC (Direct Current). Pada umumnya, baterai
terdiri dari 2 jenis utama yakni baterai primer yang hanya dapat sekali pakai
(single use battery) dan baterai sekunder yang dapat diisi ulang (rechargeable
battery).
Simbol battery
di proteus:
h. Resistor
Resistor adalah
komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat atau membatasi aliran
listrik yang mengalir dalam suatu rangkain elektronika. Sebagaimana fungsi resistor yang sesuai
namanya bersifat resistif dan termasuk salah satu komponen elektronika dalam
kategori komponen pasif. Satuan atau nilai resistansi suatu resistor di sebut Ohm
dan dilambangkan dengan simbol Omega (Ω). Sesuai hukum Ohm bahwa resistansi
berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Selain nilai
resistansinya (Ohm) resistor juga memiliki
nilai yang lain seperti nilai toleransi dan kapasitas daya yang mampu
dilewatkannya. Semua nilai yang berkaitan dengan resistor tersebut penting
untuk diketahui dalam perancangan suatu rangkaian elektronika oleh karena
itu pabrikan resistor selalu mencantumkan dalam kemasan resistor tersebut.
Rumus
Resistor:
Seri : Rtotal = R1 + R2 + R3 + ….. + Rn
Dimana :
Rtotal = Total Nilai Resistor
R1 = Resistor ke-1
R2 = Resistor ke-2
R3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n
Paralel: 1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ….. + 1/Rn
Dimana :
Rtotal = Total Nilai Resistor
R1 = Resistor ke-1
R2 = Resistor ke-2
R3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n
Simbol
Resistor:
i. Ground
adalah
suatu sistem instalasi listrik yang bisa meniadakan beda
potensial sebagai pelepasan muatan listrik berlebih pada suatu
instalasi listrik dengan cara mengalirkannya ke tanah sehingga
istilah sehari hari yang sering digunakan yaitu pentanahan atau arde.
Simbol
ground di proteus :
j. Power
perangkat
elektronika yang berguna sebagai sumber daya untuk perangkat lain.
Simbol
Power di proteus :
4. Langkah-langkah [kembali]
·
Siapkan alat dan bahan (
Sensor PIR, Battery, Motor, NPN transistor, Relay, 2 LED, Logic Toogle,
Resistor, Ground, Power)
·
Letakkan seperti pada
gambar rangkaian (jika mau letakkan sesuai keinginan)
·
Lalu sambungkan logic ke
test pin pada sensor
·
Lalu sambungkan ground
ke GND pada sensor pir
·
Lalu sambungkan power ke
Vcc pada sensor
·
Lalu sambungkan resistor
ke out pada sensor
·
Lalu sambungkan NPN ke
resistor
·
Lalu sambungkan kaki
bawah relay ke kolektor NPN
·
Lalu sambungkan emitor
NPN ke ground
·
Lalu sambungkan batrai
ke kaki atas relay
·
Lalu sambungkan kaki COM
relay ke battery
·
Lalu sambungkan battery
ke ground
·
Lalu sambungkan normally close relay ke LED red
·
Lalu sambungkan LED red
ke ground
·
Lalu sambungkan normally open ke LED green
·
Lalu sambungkan LED
green ke motor
·
Lalu sambungkan motor ke
ground
·
Masukkan program file
sensor PIR dari library
·
Jalankan simulasinya
5. Rangkaian Simulasi [kembali]
6. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
Ketika logic non aktif,
maka lampu merah menyala karna terhubung dengan arus. Jika logic diaktifkan,
maka pin akan menangkap. Lalu pada relay akan memutuskan arus awal dan berganti
arus lain dan membuat lampu hijau menyala dan membuat motor berputar.
7. Video [kembali]
8. Download File [kembali]
Download html [klik]
Download
Rangkaian [klik]
Download
Video [klik]
Download
Datasheet PIR [klik]
Download
Datasheet NPN Transistor [klik]
Download Datasheet Battery [klik]
Download Datasheet Motor DC [klik]
Download Datasheet LED [klik]
Download Datasheet Relay [klik]
Download Datasheet Resistor [klik]
Download
Library Sensor PIR [klik]




































No comments:
Post a Comment